dika. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Tampilkan postingan dengan label harun yahya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label harun yahya. Tampilkan semua postingan

KEKEJAMAN HOLOKAUS : Bagaimana Nazi Membantai JUTAAN Orang Yahudi, Gipsi, dan Penyandang Cacat?

PERJANJIAN RAHASIA APAKAH YANG DISEPAKATI ANTARA NAZISME DAN ZIONISME?




Harun Yahya



























Penerjemah: Hari Cahyadi, S.T. dan Masyhur Ardani
Penyunting: Erich H. Ekoputra

Daftar Isi


A. Prakata
#1. Kepada Sidang Pembaca
#2. Pengantar: Sejarah Resmi vs Sejarah Sebenarnya
#3. Dua Muka Israel
#4. Pengantar ke Mitos Holokaus

#5. Kebenaran di Balik Holokaus
#6. Para Ahli Kitab dalam Al Qur’an
#7. Akar Kelam Anti-Semitisme
#8. Nazisme: Paganisme Abad ke-20
#9. Akar Darwinis dari Nazisme
#10. Akhlak Al Qur’an akan Melenyapkan Anti-Semitisme dan Semua Bentuk Rasisme
#11. Kesimpulan

B. Bab Satu: Kolaborasi Nazi-Zionis
#12. Dari Diaspora ke Zionisme
#13. Asimilasi: Sebuah Masalah bagi Zionisme
#14. Rasisme Abad ke-19 dan Anti-Semitisme Modern
#15. Anti-Semitisme: Siasat Herzl
#16. Perlawanan Kaum Yahudi terhadap Zionisme
#17. Persaudaraan Ideologis antara Nazisme dan Zionisme
#18. Perselingkuhan Para Zionis dengan Nazisme
#19. Tahun-tahun Awal Nazi dan Zionis
#20. Meminta Yahudi Jerman Memilih Hitler
#21. Mengalahkan Boikot Anti-Nazi dengan Bantuan Zionis
#22. Para Zionis Penyokong Dana Hitler
#23. Kesepakatan Nazi-Zionis untuk Meningkatkan Perpindahan Yahudi Jerman
#24. Undang-undang Nuremberg dan ‘Juden Raus Auf Nach Palästina!’
#25. Perselingkuhan Zionis dengan SS
#26. Zionis Sebagai Agen SS; Senjata SS untuk Zionis
#27. Kebijakan “Penyaringan Yahudi” Zionisme
#28. Zionis Menghalangi Kaum Yahudi Melarikan Diri
#29. Mengapa Nazi Membiarkan Lari Kaum Yahudi Denmark?
#30. Kubu-kubu dalam Zionisme, atau ‘Polisi Baik/Polisi Jahat’
#31. Mussolini, Fasisme Italia, dan Zionisme
#32. Persekutuan-persekutuan dengan Para Anti-Semit Austria, Rumania, dan Jepang
#33. Anti-Semit Polandia dan Zionis
#34. Gerombolan Stern Menawarkan Sebuah Persekutuan kepada Nazi
#35. Adolf Eichmann
#36. Upaya-upaya Eichmann Memaksa Bangsa Yahudi Pindah ke Palestina
#37. Masa Perang dan Negara Yahudi Otonom di bawah Perlindungan Nazi

C. Bab Dua: Dusta Kamar Gas
#38. Para Ilmuwan Mempertanyakan Dongeng ‘Kamar Gas’
#39. Laporan Leuchter: Penyelidikan Forensik Pertama pada ‘Kamar Gas’
#40. Kamar Gas: Teknologi Pembantaian yang Paling Rumit
#41. Analisis Laboratorium Menyangkal Kamar Gas
#42. Gas Zyklon-B Digunakan sebagai Pembasmi Hama
#43. Auschwitz: Kenyataan Tersembunyi vs. Penyajian kepada Umum
#44. Kelemahan-kelemahan Teknis ‘Kamar Gas’
#45. Pelipatgandaan Mayat di ‘Kamar Gas’
#46. 600 Korban Seketika di Kamar yang Menampung hanya 94 Orang?
#47. Kisah dan Fakta tentang ‘Kamar Gas’
#48. Alur Cerita Pembunuhan Khayalan dari Para Pendongeng Holokaus
#49. Kenyataan di Balik Panggangan Pengabuan dan Sumur bagi Mayat Hangus
#50. Kemunculan Pasca Perang Jutaan Yahudi Sehat yang Dikatakan Telah Dimusnahkan
#51. Holokaus yang Luar Biasa Mengerut
#52. Momok Kamp-kamp yang Sebenarnya: Wabah Tifus
#53. Para Eksterminasionis Mengakui: ‘Tiada Kamar Gas di Kamp-Kamp Konsentrasi
di Wilayah Jerman’
#54. Pengadilan Auschwitz Frankfurt dan Perkumpulan Masonik
#55. Dokumen-dokumen Palsu, Laporan-laporan Hasil Pelintiran
#56. Foto-foto Palsu sebagai Bukti Dongeng Holokaus
#57. Skandal Kaum Pemusnah: Kurt Gerstein
#58. Saksi-saksi Palsu Bekerja untuk Membuktikan Genosida
#59. Biografi-biografi Holokaus
#60. Perubahan-perubahan atas Tempat-tempat yang Diduga menjadi ‘Kamar Gas’
#61. Penerjemahan Tak Cermat Para Eksterminasionis
#62. Buku Harian Anne Frank yang Meragukan
#63. Siapakah Anne Frank?
#64. Jutaan Orang Dipedaya oleh Film-film Holokaus
#65. ‘Schindler’s List’
#66. Kebenaran tentang Tumpukan Rambut dan Pakaian
#67. Saripati Kisah ‘Sabun Yahudi’
#68. ‘Penyelesaian Akhir’ bukan Berarti ‘Pemusnahan Massal’
#69. Zionis di Tahun-tahun Holokaus
#70. Akhir Perang dan Pembebasan Kaum Yahudi
#71. Kegagalan bagi Lobi Holokaus: Buku Pressac
#72. Harga bagi Mengungkapkan Kebenaran
#73. Kematian Mengenaskan Legenda Holokaus
#74. 40 Pertanyaan dan Jawaban atas Holokaus
#75. Pertanyaan-pertanyaan bagi Para Eksterminasionis


D. Bab Tiga: Holokaus Kaum Yahudi
#76. Ideologi Nazi dan Musuh-Musuhnya
#77. Jejak-jejak Holokaus Kaum Yahudi
#78. Masa Perang dan Awal Genosida
#79. Hidup dan Mati di Dalam Ghetto
#80. Pemecahan Akhir ndan Pendirian Kamp-kamp Konsentrasi
#81. Kereta Api Maut
#82. Kamp-kamp Maut
#83. Einsatzgruppen: Pasukan Maut Nazi
#84. Kebencian Nazi terhadap Agama
#85. Pengikut Zionisme Selama Holokaus
#86. Pemanfaatan Holokaus oleh Kaum Zionis
#87. Kesimpulan

E. Bab Empat: Holokaus-Holokaus yang Terlupakan
#88. Kebengisan terhadap Mereka yang Malang: Genosida Penyandang Cacat
#89. Genosida Kaum Gipsi
#89. Genosida yang Ditujukan kepada Bangsa Polandia
#90. Korban-korban yang Lainnya

F. Bab Lima: Kebijakan Anti-Semitisme Israel
#91. Ancaman terhadap Kaum Yahudi Diaspora dari Para Pemimpin Israel
#92. Teror Yahudi terhadap Yahudi di Kamp-kamp Pengungsi Pasca Perang
#93. Penyelenggara Perpindahan: Mossad le-Aliyah Bet
#94. Mossad Membom Kaum Yahudi Irak: Operasi Ali Baba
#95. Memindahkan Kaum Yahudi Ethiopia dari Tanah Airnya, atau Operasi Musa dan Sulaiman
#96. Kaum Yahudi Yaman Dipedaya ‘Operasi Permadani Ajaib’
#97. Cara-cara Lain Pembelian Orang Yahudi oleh Israel
#98. Hubungan Rahasia Israel dengan Nazi Mutakhir
#99. Mitos Pengasingan Kaum Yahudi
#100. Teror Mossad terhadap Kaum Yahudi
#101. Serangan pada Sinagog Neve Shalom di Istambul
#102. Seorang Anti-Semit yang Ganjil di Perancis: Jean-Marie Le Pen
#103. Perpindahan Kaum Yahudi Rusia
#104. Vladimir Zhirinovsky: Corong Suara Tuannya
#105. Kesimpulan

Lampiran
Israel, Fasisme Dunia Ketiga, dan Gladio
Hubungan Israel-Serbia

Daftar Pustaka

Indeks

Prakata Edisi ke-3: Genosida, Kaum Yahudi, dan Gerakan Anti-Semitisme

Karena konsep-konsep yang dibahas buku ini: Zionisme,Yudaisme, dan genosida (pembantaian suatu kelompok ras, etnis, paham, atau agama), telah menjadi bahan banyak sekali perdebatan, akan bermanfaat jika sejumlah prinsip dasar diperjelas dulu. Bagian selebihnya buku ini harus dipahami dan dipandang di dalam kerangka kerja hal-hal yang dipaparkan dalam prakata ini


courtesy by = harunyahya.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Siapakah Anne Frank?

Anne Frank adalah seorang gadis remaja Yahudi yang tinggal di wilayah Belanda yang diduduki Jerman selama perang. Ia dikatakan bersembunyi bersama keluarganya dari kaum Nazi di loteng sebuah bangunan di Amsterdam selama 29 bulan, dan selama itu, menyimpan sebuah catatan harian. Tak lama setelah menuntaskan baris-baris akhir catatan hariannya, Anne Frank ditangkap oleh Nazi, di bulan Agustus 1944. Ia dipindahkan pertama ke Auschwitz, lalu ke Bergen-Belsen di bulan Oktober 1944, tempat ia meninggal dunia di bulan Maret 1945 karena tifus.

Ketika membuat pernyataan-pernyataan tentang Anne Frank, para juru propaganda Holokaus sekali lagi membantah, sangat tak sengaja, alur cerita Holokaus yang biasa. Bagaimana mungkin, Anda ingin tahu?

Karena sesegera kita memeriksa kepustakan Holokaus, kita mendapati pernyataan bahwa Auschwitz utamanya sebuah kamp pemusnahan, tempat kaum perempuan dan anak-anak hampir selalu dibunuh di kamar gas seketika tiba di sana. Akan tetapi, Anne Frank dan saudara perempuannya menghabiskan dua bulan di Auschwitz (Agustus-Oktober 1944). Walaupun hanya berumur 15 tahun, Anne Frank tidak “dipilih” untuk penggasan saat kedatangan di Auschwitz, sebagaimana diakui dongeng Holokaus sebagai perlakuan baku bagi orang Yahudi di bawah umur. Ia dan saudara perempuannya dikirim ke Auschwitz, yang disebut kamp pemusnahan, hidup-hidup. Anne bertahan 5 bulan lagi di Bergen-Belsen, sebuah kamp ke mana banyak tawanan yang sakit dikirimkan agar kembali sehat, hingga kematiannya akibat tifus di bulan Maret 1945.

Pengalaman Anne Frank dengan pasti membantah versi eksterminasionis atas Auschwitz. Kenyataan bahwa ia secara menyedihkan tewas oleh tifus adalah testimoni menyolok bagi kebenaran bahwa tifuslah, bukan kamar gas khayalan, yang menjadi momok sebenarnya “kamp-kamp kematian.”

Kisah bagaimana buku harian Anne Frank ditemukan agak mencurigakan. Menurut kisah itu, Miep Gies, yang menolong keluarga Frank bersembunyi dari Nazi, ingin memeriksa tempat persembunyian mereka setelah mereka ditangkap. Sambil meninggalkan “kamar tambahan rahasia” itu, Gies melihat buku harian Anne Frank tergeletak tepat di tempat Anne menjatuhkannya saat ia dan keluarganya digelandang keluar.

Tak perlu dikatakan, buku harian ini tidak muncul begitu mudah. Kisah bagaimana buku harian Anne Frank ditemukan tersebar berat dengan beban emosi tambahan. Berikut bagaimana Shalom mengatakannya:

Setelah para sahabatnya ditangkap, Miep Gies, yang menyembunyikan keluarga Frank dari Nazi, mengunjungi tempat persembunyian dengan mengambil resiko nyawanya. Gies menemukan halaman-halaman buku catatan berserakan di seantero lantai. Ia mengumpulkan semuanya dengan rapi dan menyimpannya demikian, tanpa membacanya. Kemungkinan besar untuk tak membangkitkan kembali kenang-kenangannya yang masih segar… 100

Akan tetapi, kisah buku harian Anne Frank tak berakhir di sini. Semakin orang melihatnya, semakin tampak mencurigakan buku harian itu dan kisahnya. Untuk memberikan gambaran, terusan dari Shalom: “[Ayah Anne Frank] Otto Frank mengunjungi Miep Gies setelah perang. Ketika Miep Gies memberikan buku harian itu kepadanya, Otto melihat buku harian puterinya, ditulis tangan oleh Anne sendiri, untuk kali pertama seumur hidupnya.”101

Ini mengatakan bahwa keluarga Anne Frank tinggal bersama di sebuah ruangan yang amat sempit selama 2 tahun tanpa pernah keluar, sementara Anne menulis catatan secara berkala selama itu – namun ayahnya tidak pernah melihat buku hariannya itu. Ia baru mengetahui buku itu ketika mantan pegawai dan pembantunya menyerahkannya kepadanya setelah perang. Seberapa meyakinkan hal ini?

Dongeng Holokaus “terbukti” dengan petunjuk sejenis dengan pertentangan di dalamnya yang mendasari kisah Anne Frank dan catatan hariannya.

Sementara itu, belakangan organisasi-organisasi Yahudi mulai mengecilkan arti sebuah holokaus mutakhir yang tak terbantah, yakni “pembersihan etnis” yang kejam yang diterapkan kepada kaum Muslim Bosnia, untuk menggelembungkan dan membesar-besarkan kisah Holokaus (dengan huruf besar ‘H’) mereka sendiri. Sambil meneteskan air mata buaya atas pembantaian kaum Muslim Bosnia, kelompok-kelompok Yahudi ini, yang tak pernah berhenti mendesakkan “Holokaus” khayalan, menggembar-gemborkan sebuah buku harian perang “nyata” seorang gadis 13 tahun Bosnia bernama Zlata Filipovic, yang mereka gelari “Anne Frank kedua.” Ketika permusuhan turun-temurun organisasi-organisasi ini terhadap kaum Muslim dipertimbangkan, ketidaktulusan di balik propaganda ini dengan mudah ditangkap. Bahkan, Osama Brka, salah seorang penasehat Alija Izetbegovic, secara terbuka mengatakannya demikian. Sambil mengunjungi Turki, Brka menyatakan bahwa “Orang-orang Yahudi mencoba menjaga pernyataan Holokaus tetap hidup dengan memperalat orang-orang Bosnia yang tertindas dan diperlakukan tak adil, dan … mereka mencoba mengiklankan diri sendiri atas biaya Bosnia.”

sumber : http://harunyahya.com/indo/buku/social/kekejaman_holokaus/kekejaman_holokaus02.php

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Buku Harian Anne Frank yang Meragukan

Satu cara yang telah digunakan lobi Holokaus untuk memaksakan propagandanya adalah membuatnya menyentuh sekaligus pribadi. Sebuah contoh yang baik hal ini adalah pemanfaatan seorang gadis remaja bernama Anne Frank, yang disangka menyimpan catatan harian selama perang, lalu mati di sebuah kamp konsentrasi.

Catatan harian Anne Frank telah disajikan kepada masyarakat dengan keriuhan sedemikian sehingga diterima sebagai “bukti Holokaus.” Diterbitkan berbentuk buku, catatan harian ini terjual lebih dari 16 juta salinan di 30 negara. Sebuah sandiwara yang berdasarkan pada buku ini ditulis dan dimainkan di Broadway di tahun 1950-an, sebuah film segera menyusulnya. Bangunan tempat Anne Frank dan keluarganya bersembunyi selama perang diubah menjadi museum dan dibuka untuk umum. Di tahun 1957, Yayasan Anne Frank didirikan dan melaluinya banyak pameran, lokakarya, dengar pendapat, dan konperensi diselenggarakan atas namanya. Berkat upaya-upaya lobi Holokaus, Anne Frank menjadi sebuah lambang dan legenda. Catatan hariannya telah diangkat ke tingkat sebuah memoar dan testimoni bagi Holokaus.

Nama Anne Frank telah terkait tak terpisahkan dengan Holokaus. Karena itu, Anne Frank menjadi seorang pahlawan bagi pembantaian yang sangat dibesar-besarkan. Kisahnya telah ditabuhkan kepada umum berkali-kali dan dengan banyak cara. Berulang-ulang telah dicatat, bahkan di media Turki, bahwa buku harian Anne Frank – apakah asli atau tidak – telah digunakan untuk memajukan tujuan-tujuan Zionis.

sumber : http://harunyahya.com/indo/buku/social/kekejaman_holokaus/kekejaman_holokaus02.php

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengenai Saya

Foto saya
Grunge, Psychedelic, NAZI

Pengikut